Bupati Michael Thungari Lepas 11 Jamaah Haji Sangihe, Titip Doa untuk Daerah di Tanah Suci
Acara pelepasan jamaah haji Kabupaten Kepulauan Sangihe.
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe secara resmi melepas 11 calon jamaah haji asal daerah itu untuk menunaikan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kegiatan pelepasan berlangsung khidmat di Halaman Masjid At-Taqwa Tidore, Rabu (29/4/2026), dipimpin langsung Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Cherry Thungari Soeyoenus.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Manado H. Fahrin M.R. Pole, S.E., unsur Forkopimda, pejabat di lingkungan Pemkab Sangihe, Ketua Pengadilan Agama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Sangihe, tokoh agama, serta keluarga jamaah calon haji.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Manado H. Fahrin M.R. Pole menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Sangihe beserta seluruh jajaran pemerintah daerah atas perhatian serta dukungan penuh kepada para jamaah haji.
Ia mengatakan, pelaksanaan pelepasan jamaah haji di Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi momentum bersejarah, karena untuk pertama kalinya dilaksanakan langsung oleh Kementerian Haji dan Umroh.
“Selama 75 tahun, pelepasan jamaah haji dilakukan oleh Kementerian Agama. Namun sejak terbitnya Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2025, secara resmi Kementerian Haji berdiri terpisah dan memiliki tugas khusus dalam penyelenggaraan ibadah haji,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Manado mulai berdiri sejak 28 November 2025 dan kini mulai aktif bekerja untuk melayani keberangkatan jamaah haji tahun 2026.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe atas dukungan luar biasa sehingga pelepasan jamaah haji sore hari ini dapat terlaksana dengan baik,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Michael Thungari dalam sambutannya menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang sangat mulia dan memiliki makna mendalam bagi umat Islam.
Menurutnya, haji bukan hanya rukun Islam kelima, tetapi juga simbol ketaatan, pengorbanan, serta persatuan umat Islam dari seluruh dunia.
“Dahulu perjalanan haji bukan hal mudah. Khususnya masyarakat Sulawesi Utara harus menempuh perjalanan berbulan-bulan menggunakan kapal laut untuk sampai ke tanah suci. Kini dengan kemajuan transportasi, perjalanan dapat ditempuh dalam hitungan jam. Namun nilai keikhlasan dan pengorbanan tetap sama,” kata Thungari.
Bupati juga menyampaikan rasa syukur karena tahun ini Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali mengirimkan 11 calon jamaah haji setelah menunggu cukup lama.
“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe, saya menyampaikan selamat kepada saudara-saudara sekalian. Kalian adalah orang-orang pilihan yang dipanggil Allah SWT menjadi tamu-Nya di tanah suci,” ujarnya.
Ia berpesan agar seluruh jamaah menjaga niat yang tulus, mempersiapkan diri dengan baik, menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas, serta menjaga kebersamaan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
Selain itu, Bupati berharap para jamaah dapat membawa nama baik Kabupaten Kepulauan Sangihe dengan menunjukkan sikap santun, disiplin, toleransi, serta mencerminkan karakter masyarakat Sangihe yang religius dan berbudaya.
“Sepulang dari tanah suci, kami berharap para jamaah menjadi teladan di tengah masyarakat, membawa nilai keimanan, persaudaraan, dan semangat membangun daerah,” lanjutnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menitipkan doa kepada seluruh jamaah agar selama berada di tanah suci turut mendoakan Kabupaten Kepulauan Sangihe supaya senantiasa diberkahi, aman, sejahtera, dan terus berkembang ke arah yang lebih baik.
Sebagai bentuk perhatian dan dukungan, Bupati Michael Thungari bersama Ketua TP-PKK Cherry Thungari Soeyoenus turut menyerahkan tali asih kepada 11 calon jamaah haji yang akan berangkat menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh jamaah serta tamu undangan dalam suasana penuh haru dan kebersamaan.(*)
Editor :Iskandar