Di Musancab, Bupati Thungari Beberkan Peran PKB di Balik Kemenangan Tuari
Musancab PKB Kabupaten Kepulauan Sangihe digelar di Tahuna Beach Hotel, Kamis (16/04/2026), sebagai momentum konsolidasi dan penguatan struktur partai menuju target politik ke depan.
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE — Suasana politik yang penuh semangat terasa kental di Tahuna Beach Hotel, Kamis (16/04/2026), saat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab). Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tapi menjadi panggung konsolidasi sekaligus penegasan bahwa PKB di Sangihe sedang berada dalam fase kebangkitan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPC PKB Sangihe Jaumin Sahapudi, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, Sekretaris DPW PKB Sulawesi Utara, serta jajaran pengurus partai se-Kabupaten Sangihe. Kehadiran perwakilan Partai NasDem dan Partai Hanura juga menegaskan kuatnya komunikasi politik lintas partai.
Dalam sambutannya, Jaumin Sahapudi secara terbuka mengakui bahwa perjalanan PKB di Sangihe bukan tanpa tantangan. Partai ini sempat berada di titik terendah, bahkan tanpa kursi di DPRD. Namun kondisi itu kini mulai berubah.
“Puji Tuhan, di Pemilu 2024 kita berhasil meraih dua kursi DPRD. Ini bukan kebetulan, tapi hasil dari kerja keras dan konsolidasi yang terus kita bangun,” ujar Sahapudi dengan penuh optimisme.
Ia menegaskan, capaian tersebut menjadi titik balik bagi PKB untuk kembali diperhitungkan dalam peta politik daerah. Dari yang sebelumnya vakum, kini PKB mulai sejajar dengan partai-partai besar di legislatif.
Tak hanya itu, PKB juga menunjukkan peran strategis dalam kontestasi Pilkada 2024. Bersama NasDem dan Hanura, PKB menjadi bagian dari koalisi yang berhasil mengantarkan pasangan kepala daerah saat ini meraih kemenangan.
Menurut Sahapudi, ke depan PKB tidak hanya ingin hadir sebagai partai peserta pemilu, tetapi sebagai kekuatan politik yang aktif mengawal pembangunan daerah.
“PKB akan terus ambil bagian, baik dalam menjaga stabilitas pemerintahan maupun memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari dalam sambutannya memberikan apresiasi atas langkah konsolidasi yang dilakukan PKB.
Ia menilai, apa yang dicapai PKB saat ini merupakan progres yang sangat signifikan.
“Kalau kita lihat, PKB termasuk partai dengan lonjakan paling terasa. Dari tidak punya kursi, sekarang sudah ada dua di DPRD,” ungkap Thungari.
Lebih jauh, ia juga menyoroti kontribusi PKB dalam Pilkada 2024 yang menjadi bagian penting dalam kemenangan pasangan Thungari–Bulahari.
Menurutnya, keberhasilan itu harus menjadi pijakan untuk target yang lebih besar ke depan.
“Dua kursi itu harus dipertahankan. Tapi jangan berhenti di situ. Target lima kursi di 2029 itu sangat realistis. Bahkan peluang untuk merebut kursi pimpinan DPRD juga terbuka,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa waktu menuju Pemilu 2029 memang terlihat panjang, namun dalam dunia politik justru sangat singkat.
Karena itu, kerja-kerja politik, konsolidasi, dan penguatan basis harus mulai dilakukan sejak sekarang.
Musancab PKB Sangihe pun menjadi penanda bahwa mesin partai mulai dipanaskan lebih awal. Dari titik nol menuju kebangkitan, kini arah PKB terlihat semakin jelas menjadi kekuatan politik yang tidak hanya bertahan, tetapi siap melompat lebih tinggi.(*)
Editor :Iskandar