Pemkab Sangihe dan Forkopimda Siap Turun Langsung ke Wilayah Kepulauan Terdampak Gempa
Rapat koordinasi penanganan pasca bencana gempa, Selasa (9/6/2026), di Ruang Serbaguna Rumah Jabatan Bupati Sangihe
SIGAPNEWS.CO.ID| SANGIHE – Kepedulian Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terhadap masyarakat di wilayah kepulauan kembali ditunjukkan melalui langkah cepat penanganan pasca bencana gempa bumi yang mengguncang daerah tersebut pada Senin (8/6/2026).
Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, SE, MM bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi penanganan pasca bencana gempa, Selasa (9/6/2026), di Ruang Serbaguna Rumah Jabatan Bupati Sangihe.
Rapat tersebut menjadi wadah untuk menyatukan langkah seluruh unsur pemerintah dan Forkopimda dalam memastikan bantuan dan penanganan segera menjangkau masyarakat yang terdampak, terutama di wilayah kepulauan terluar yang mengalami kerusakan akibat gempa.
Dalam arahannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang dialami masyarakat Sangihe, khususnya warga yang berada di Kecamatan Kepulauan Marore dan sejumlah pulau lainnya yang terdampak.
"Sebagai pemimpin di daerah ini kami sangat prihatin atas kejadian gempa yang menimpa daerah kita, khususnya di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Marore yang berada di wilayah kepulauan. Saya meminta bersama Forkopimda agar kita dapat menuju langsung ke wilayah yang mengalami kerusakan seperti Kawio, Marore dan Matutuang dengan membawa bantuan yang ada serta membantu membersihkan puing-puing rumah yang runtuh," ujar Bupati.
Pernyataan tersebut mendapat dukungan penuh dari unsur Forkopimda yang hadir dalam rapat koordinasi tersebut. Komitmen bersama ditunjukkan untuk memastikan masyarakat yang terdampak tidak menghadapi situasi sulit seorang diri.
Langkah turun langsung ke lapangan dinilai penting mengingat kondisi geografis Kepulauan Sangihe yang sebagian wilayahnya berada di pulau-pulau terluar dan berbatasan langsung dengan negara tetangga. Kehadiran pemerintah dan Forkopimda di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Selain menyalurkan bantuan, pemerintah juga berupaya melakukan pendataan kerusakan secara menyeluruh serta memastikan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, SE, MM, Wakil Bupati Tendris Bulahari, Komandan Lanal Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi, M.Tr.Hanla., CRMP, Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik, SH, SIK, MAP, Ketua Pengadilan Negeri Tahuna Sigit Triatmojo, SH, MH, Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe I Bagus Putra Gede Agung, SH, MH, perwakilan Dandim 1301/Sangihe yang diwakili Pasipers Kapten Inf. Steven T. Joseph, serta pimpinan OPD dan instansi terkait lainnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, kejaksaan, pengadilan dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan proses penanganan dampak gempa dapat berjalan cepat sehingga masyarakat di Kawio, Marore, Matutuang dan wilayah terdampak lainnya segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa.(*)
Editor :Iskandar