Bangun Karakter Sejak Dini, SMP Negeri 2 Tabukan Utara Sukses Gelar Perkemahan Pramuka Penggalang
SMP Negeri 2 Tabukan Utara Sukses Gelar Perkemahan Pramuka Penggalang
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE – Semangat kebersamaan, kemandirian, dan kepedulian terhadap lingkungan mewarnai pelaksanaan Perkemahan Pramuka Penggalang Gudep 778 SMP Negeri 2 Tabukan Utara yang berlangsung selama tiga hari, sejak 23 hingga 25 Juli 2026 di lingkungan sekolah.
Mengusung tema "Membentuk Pramuka yang Disiplin, Mandiri, Berkarakter, dan Peduli Lingkungan", kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata sekolah dalam membentuk karakter peserta didik melalui pendidikan kepramukaan yang dikemas secara menarik dan edukatif.
Ketua Panitia, Reston Mendome, S.Pd, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan dengan baik. Ia juga mengapresiasi dukungan Kepala Sekolah, para guru, pembina Pramuka, panitia, orang tua, serta seluruh peserta yang telah berkontribusi sehingga kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Menurutnya, Gerakan Pramuka merupakan wadah pendidikan nonformal yang memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang beriman, bertakwa, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, cinta tanah air, serta memiliki jiwa kepemimpinan.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai kegiatan yang tidak hanya menguji keterampilan, tetapi juga membangun mental dan kerja sama. Mulai dari registrasi peserta, upacara pembukaan, materi kepramukaan, permainan edukatif, parade profesi, jelajah alam, aneka lomba, api unggun, renungan malam, ibadah, kerja bakti, hingga upacara penutupan dan pembongkaran tenda.
Kepala SMP Negeri 2 Tabukan Utara, Suwengli Waroka, S.Pd., M.Pd, mengatakan kegiatan perkemahan ini merupakan program sekolah yang mendapat dukungan penuh dari orang tua siswa. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kegiatan merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak, mulai dari sekolah, peserta didik hingga keluarga.
"Kesuksesan kegiatan ini bukan hanya karena sekolah, tetapi juga karena adanya kerja sama yang baik antara orang tua, guru, dan para siswa," ujarnya.
Suwengli mengungkapkan, meski kegiatan Pramuka telah menjadi agenda tahunan sekolah, pelaksanaan tahun ini memiliki nuansa berbeda. Untuk pertama kalinya peserta mendirikan tenda di lingkungan sekolah sebagai bagian dari pembelajaran hidup di alam terbuka.
"Sebelumnya kegiatan lebih banyak dilaksanakan di dalam ruangan. Tahun ini kami mencoba menghadirkan pengalaman yang lebih nyata melalui kegiatan berkemah, agar anak-anak belajar hidup sederhana, mandiri, mencintai, serta menjaga lingkungan," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan tersebut adalah membentuk karakter peserta didik agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, jujur, bertanggung jawab, peduli terhadap sesama dan lingkungan, serta menjauhi perilaku negatif seperti perundungan, merokok, maupun penyalahgunaan narkoba.
"Yang paling penting bukan hanya keterampilan Pramuka, tetapi bagaimana membentuk karakter anak-anak menjadi pribadi yang memiliki nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari," tambahnya.
Suwengli berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, orang tua, dan masyarakat.
"Harapan kami, kegiatan positif seperti ini terus mendapat dukungan sehingga mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, disiplin, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan maupun sesama," harapnya.
Kemeriahan perkemahan juga terlihat pada pelaksanaan upacara api unggun yang dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Julien Manangkalangi, S.Pd, yang bertindak sebagai pembina upacara. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap pembinaan karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
Perkemahan Pramuka Penggalang ini pun ditutup dengan berbagai capaian positif. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib, antusiasme peserta sangat tinggi, kedisiplinan meningkat, kerja sama antarregu terjalin dengan baik, serta para siswa memperoleh pengalaman berharga tentang hidup mandiri di alam terbuka.
Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 2 Tabukan Utara kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter sebagai bekal generasi muda menghadapi masa depan. (*)
Editor :Iskandar