Gempa M6,8 Guncang Dekat Sangihe, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Informasi BMKG menunjukkan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,8 yang terjadi di wilayah perairan Filipina dekat Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jumat (26/6/2026) malam.
SANGIHE – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,8 mengguncang wilayah perairan Filipina yang berbatasan dengan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Jumat (26/6/2026) malam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa yang terjadi pada kedalaman 10 kilometer tersebut tidak berpotensi memicu tsunami.
Berdasarkan data BMKG, episentrum gempa berada di koordinat 5,33 Lintang Utara dan 125,08 Bujur Timur. Getaran gempa turut dirasakan masyarakat di wilayah Kepulauan Sangihe karena lokasi pusat gempa berada tidak jauh dari perbatasan Indonesia dan Filipina.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Naha, Astrid Yesika Lasut, meminta masyarakat tidak terpancing kepanikan menyusul gempa berkekuatan besar tersebut. Meski tidak berpotensi tsunami, warga diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
"Gempa ini tidak berpotensi tsunami sehingga masyarakat tidak perlu melakukan evakuasi. Namun masyarakat tetap diminta waspada karena masih ada potensi gempa susulan serta terus mengikuti informasi resmi dari BMKG," ujar Astrid.
BMKG terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas seismik pascagempa untuk memastikan perkembangan kondisi di wilayah tersebut. Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan hanya mengacu pada informasi resmi yang dikeluarkan BMKG.
Hingga Jumat malam, belum terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa di Kabupaten Kepulauan Sangihe akibat gempa tersebut. Aparat bersama instansi terkait masih memantau situasi di lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila ditemukan kerusakan atau kondisi darurat pascagempa.
Pemantauan akan terus dilakukan hingga kondisi dinyatakan aman. BMKG menyatakan akan segera menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat apabila terjadi perkembangan signifikan terkait aktivitas gempa di kawasan tersebut.
Editor :Iskandar