Menembus Medan Terjal, Bupati Sangihe Pantau Kebakaran Gunung Awu
Menembus Medan Terjal, Bupati Sangihe Pantau Kebakaran Gunung Awu
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE — Penanganan kebakaran di kawasan Gunung Awu tidak hanya menjadi urusan laporan dan koordinasi di ruang pemerintahan. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe memilih melihat langsung kondisi di lapangan untuk memastikan sejauh mana kebakaran masih berlangsung. Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, bersama tim turun menuju kawasan lereng Gunung Awu pada Selasa (8/9/2026).
Perjalanan tersebut bukan perkara singkat. Tim harus menempuh perjalanan sekitar delapan jam pulang-pergi hingga mencapai ketinggian sekitar 1.000 meter.
Dari titik pemantauan tersebut, sedikitnya lima titik api terlihat masih menyala di kawasan lereng Gunung Awu.
Kondisi itu sekaligus memperlihatkan tantangan yang dihadapi dalam upaya penanganan kebakaran. Titik api berada di kawasan dengan medan yang sulit diakses, sehingga langkah pemadaman tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa.
“Dari pantauan kami, ada lima titik api yang bisa dilihat. Lokasinya sangat sulit diakses,” ujar Michael Thungari.
Bupati menjelaskan, titik api terlihat berada di sekitar lereng hingga mendekati kawasan puncak Gunung Awu. Kondisi vegetasi berupa ilalang yang mengering juga menjadi salah satu faktor yang membuat api masih dapat bertahan dan berpotensi menjalar.
Situasi tersebut membuat upaya penanganan membutuhkan perhitungan matang. Selain jarak dan ketinggian, kondisi medan menjadi faktor penting dalam menentukan langkah yang aman bagi personel di lapangan.
Turunnya langsung Bupati bersama tim setidaknya memberikan gambaran nyata mengenai kondisi kebakaran yang selama ini dipantau. Lima titik api yang terlihat dari ketinggian menunjukkan bahwa persoalan kebakaran Gunung Awu masih membutuhkan perhatian dan penanganan secara berkelanjutan.
Pemerintah daerah pun terus memantau perkembangan situasi, sembari mempertimbangkan langkah penanganan yang paling memungkinkan dengan memperhatikan kondisi medan dan keselamatan tim. (*)
Editor :Iskandar