Jembatan Garuda Kembali Hadir, Akses Warga Naha Kini Lebih Mudah
Mewakili Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kepala Dinas Koperasi Stevi Barik (tengah) hadir dalam peresmian tersebut
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE — Setelah sebelumnya jembatan perintis pertama dibangun di Kampung Beha, Kecamatan Tabukan Utara, kini giliran Jembatan Perintis Garuda di Dusun 4 Kampung Naha yang resmi hadir dan diresmikan. Kehadiran jembatan ini membawa perubahan sederhana namun berarti bagi warga, terutama anak-anak sekolah yang sebelumnya harus melintasi aliran air saat berangkat maupun pulang sekolah.
Jembatan Garuda tersebut diresmikan bersamaan dengan jembatan perintis di Kampung Bakalaeng, Kecamatan Manganitu, dalam peresmian serentak secara nasional melalui video conference bersama Presiden Prabowo Subianto, Kamis (13/8/2026).
Mewakili Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kepala Dinas Koperasi Stevi Barik hadir dalam peresmian tersebut. Ia menilai pembangunan Jembatan Garuda bukan sekadar menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga membuka harapan dan mempermudah aktivitas masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.
“Dengan melihat pembangunan jembatan Garuda di Kampung Naha ini sungguh luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus membantu masyarakat,” ujar Stevi.
Menurutnya, manfaat jembatan tersebut dapat dirasakan langsung dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Salah satu yang paling nyata adalah kemudahan bagi para pelajar yang sebelumnya harus melewati aliran air ketika berangkat maupun pulang sekolah.
“Urgensinya juga luar biasa. Dengan adanya akses jembatan ini, masyarakat atau anak sekolah bisa pergi atau pulang ke sekolah tidak harus melewati air lagi. Sudah ada jalan yang disiapkan oleh TNI,” katanya.
Bagi Stevi, keberadaan Jembatan Garuda sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan seperti Sangihe memiliki arti yang lebih luas. Jembatan bukan hanya menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap pendidikan, pelayanan, serta aktivitas ekonomi.
Karena itu, ia berharap pembangunan jembatan perintis serupa tidak berhenti di Kampung Naha. Kampung-kampung lain yang masih memiliki akses sulit, menurutnya, juga membutuhkan perhatian dan dukungan pembangunan.
“Diharapkan pembangunan jembatan ini tidak hanya di Kampung Naha, tetapi juga di kampung-kampung lain yang aksesnya sulit dilalui agar dibangun jembatan seperti ini,” harapnya.
Stevi menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui TNI. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe pun berharap dukungan serupa dapat terus diberikan sehingga semakin banyak wilayah yang memiliki akses jembatan yang layak.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Stevi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo, TNI dan Polri yang telah mendukung pembangunan jembatan tersebut.
“Semoga Pak Presiden senantiasa diberikan kesehatan dan berkat di tahun-tahun ke depannya,” ucapnya.
Peresmian turut dihadiri Kasdim 1301 Sangihe, Camat Tabukan Utara, Danramil dan Kapolsek Tabukan Utara, siswa SMK Muhammadiyah Naha serta sejumlah undangan lainnya.
Bagi masyarakat Naha, Jembatan Garuda mungkin hanya sebuah bangunan yang membentang di atas aliran air. Namun bagi anak-anak sekolah dan warga yang setiap hari melintasinya, jembatan tersebut berarti lebih dari sekadar akses. Ia menjadi jalan baru menuju aktivitas yang lebih mudah, sekaligus harapan agar kampung-kampung lain dengan persoalan serupa juga segera mendapatkan akses yang layak. (*)
Editor :Iskandar