Kolaborasi Lintas Sektor, BNNK Sangihe Perluas Kerja Sama untuk Rehabilitasi dan Pencegahan Narkoba
Kepala BNNK Sangihe, Meyland Manarat
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE – Komitmen menciptakan lingkungan pemerintahan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika terus diperkuat di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Melalui kegiatan deteksi dini yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sangihe bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), seluruh pejabat yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif.
Kepala BNNK Sangihe, Meyland Manarat, mengatakan pemeriksaan tersebut menyasar para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, para asisten, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda), hingga Bupati Kepulauan Sangihe.
"Deteksi dini ini merupakan bagian dari langkah pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemerintahan. Seluruh sampel yang telah diperiksa menunjukkan hasil negatif," ujar Meyland saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, pencegahan penyalahgunaan narkotika tidak cukup hanya melalui pemeriksaan berkala, tetapi juga membutuhkan sinergi yang kuat antara BNN dengan berbagai lembaga dan instansi pemerintah.
Karena itu, BNNK Sangihe terus memperluas kolaborasi, salah satunya melalui kerja sama dengan RSUD Liun Kendage Tahuna untuk mendukung pelayanan rehabilitasi bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kerja sama tersebut, pasien rehabilitasi yang mengalami penyakit penyerta, gangguan kecemasan maupun kondisi komorbid lainnya dapat memperoleh layanan rujukan medis secara cepat dan terpadu.
"Kolaborasi ini penting agar klien rehabilitasi yang membutuhkan penanganan lanjutan bisa langsung mendapatkan pelayanan medis yang sesuai di rumah sakit," jelasnya.
Selain RSUD Liun Kendage, BNNK Sangihe juga sedang mempersiapkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe yang saat ini masih dalam tahap telaah sebelum dilakukan penandatanganan.
Tak hanya itu, kerja sama juga telah terjalin dengan berbagai instansi lainnya, di antaranya Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah, Kantor Imigrasi Tahuna, hingga Lembaga Pemasyarakatan Tahuna.
Meyland berharap sinergi lintas sektor yang terus dibangun mampu memperkuat langkah pencegahan sekaligus pemberantasan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
"Harapan kami, seluruh instansi dapat terus berkolaborasi sehingga upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Kepulauan Sangihe semakin optimal," pungkasnya.(*)
Editor :Iskandar