DPRD Sangihe Genjot Evaluasi Kinerja OPD, PAD dan Serapan Anggaran Jadi Sorotan
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Marvein Hontong.
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE – DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe tengah mengintensifkan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah melalui rapat evaluasi semester bersama organisasi perangkat daerah (OPD). Fokus pembahasan tak hanya menyangkut realisasi program, tetapi juga serapan anggaran, belanja daerah, hingga optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Marvein Hontong, mengatakan rapat evaluasi yang berlangsung sejak Rabu (29/7/2026) hingga Jumat (31/7/2026) menjadi momentum bagi DPRD untuk mengidentifikasi berbagai capaian sekaligus kendala yang dihadapi OPD mitra kerja Komisi III.
"Evaluasi ini kami lakukan untuk melihat sejauh mana pelaksanaan program selama semester pertama, termasuk serapan anggaran, belanja daerah, serta capaian PAD. Dari sini kami bisa mengetahui berbagai kendala yang perlu dicarikan solusi bersama," ujarnya saat dikonfirmasi di sela-sela rapat, Jumat (31/7/2026).
Menurut Marvein, sejumlah OPD yang menjadi mitra Komisi III, seperti Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan, memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan PAD.
Karena itu, evaluasi dilakukan sebagai langkah awal untuk memperkuat strategi pencapaian target hingga akhir tahun anggaran.
Ia menegaskan DPRD tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga berkomitmen memberikan dukungan melalui kolaborasi dan penganggaran agar berbagai hambatan yang dihadapi OPD dapat diatasi secara bersama.
Menanggapi uji petik retribusi parkir yang sebelumnya dilakukan DPRD, Marvein menjelaskan kegiatan tersebut merupakan agenda Komisi II pada Dinas Perhubungan dan tidak serta-merta diterapkan kepada seluruh OPD.
Namun, apabila diperlukan, mekanisme serupa dapat dilakukan sebagai sampel untuk mencocokkan data administrasi dengan kondisi di lapangan.
"Yang paling penting adalah bagaimana kita terus mendorong OPD mengoptimalkan setiap potensi pendapatan daerah. Ketika PAD meningkat, manfaatnya akan kembali dirasakan masyarakat melalui peningkatan pelayanan pemerintah," tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan hasil evaluasi semester pertama akan menjadi bahan penting dalam pembahasan KUPA-PPAS dan APBD Perubahan 2026. DPRD berharap seluruh catatan yang diperoleh dari proses evaluasi dapat menjadi dasar penyempurnaan program pada semester berikutnya sehingga pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik semakin efektif, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Sangihe. (*)
Editor :Iskandar