Bupati Sangihe Ingatkan ASN: Kerja Bukan Sekadar Serap Anggaran
Apel Kerja Bersama ASN Bulan September 2026 di Lapangan Gelora Santiago, Selasa (1/9/2026).
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE — Bekerja sebagai aparatur pemerintah bukan hanya tentang menyelesaikan program atau mengejar serapan anggaran. Lebih dari itu, setiap pekerjaan diharapkan benar-benar menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, S.E., M.M., saat memimpin Apel Kerja Bersama ASN Bulan September 2026 di Lapangan Gelora Santiago, Selasa (1/9/2026).
Apel turut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari dan Pj. Sekretaris Daerah Yohanes N. Pilat, S.Sos., M.M.
Di hadapan jajaran ASN, Bupati memberikan apresiasi atas dedikasi aparatur dalam menjalankan roda pemerintahan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Namun memasuki semester kedua tahun 2026, ia meminta seluruh pimpinan perangkat daerah tidak sekadar melihat apa yang sudah dikerjakan, tetapi juga menilai sejauh mana hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Menurutnya, setiap perangkat daerah perlu melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja, mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi, kemudian mengambil langkah percepatan.
“Setiap program harus memberikan hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar berorientasi pada serapan anggaran,” menjadi salah satu penekanan dalam arahannya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa ukuran keberhasilan pemerintah pada akhirnya tidak hanya terlihat dari laporan administrasi, tetapi juga dari perubahan yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, koordinasi dan kolaborasi antar-OPD kembali ditekankan. Pembenahan tata kelola pemerintahan, disiplin aparatur, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik dinilai membutuhkan kerja bersama, bukan berjalan sendiri-sendiri.
Dalam apel tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya penataan sumber daya aparatur. Bagian Organisasi bersama BKPSDM diminta melakukan pengkajian ulang terhadap analisis jabatan dan analisis beban kerja.
Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan penempatan dan kebutuhan aparatur semakin sesuai dengan tugas serta beban kerja pada masing-masing perangkat daerah.
Selain itu, seluruh dinas, badan dan kecamatan diminta berpartisipasi aktif dalam asesmen Sistem Pemerintahan Digital sesuai Permenpan RB Nomor 8 Tahun 2026.
Hasil asesmen tersebut nantinya menjadi salah satu dasar dalam penyusunan Master Plan Pemerintahan Digital Kabupaten Kepulauan Sangihe 2026–2031.
Transformasi digital diharapkan bukan sekadar perubahan sistem, tetapi dapat bermuara pada pelayanan pemerintahan yang lebih efektif, mudah dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Di tengah evaluasi dan dorongan untuk meningkatkan kinerja, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe juga mendapat kabar menggembirakan.
Bupati menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Sangihe meraih Juara 1 North Sulawesi Investment Challenge (NSIC) 2026. Penghargaan tersebut diserahkan kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daerah, Plt. Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah selaku Ketua Tim NSIC, serta Direktur RSUD Liun Kendage Tahuna selaku project owner.
Bagi pemerintah daerah, capaian tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong potensi investasi dan pembangunan di Kepulauan Sangihe. Apel September kemudian ditutup dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat kepada tiga ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Penyerahan SK tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kinerja dan pengabdian para aparatur yang selama ini menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Di balik setiap SK dan jabatan yang diemban, terselip tanggung jawab yang lebih besar memastikan kehadiran pemerintah benar-benar terasa di tengah masyarakat.
Sebab, pada akhirnya, keberhasilan seorang aparatur bukan hanya tentang apa yang tercatat dalam laporan, tetapi tentang seberapa besar kerja yang dilakukan mampu memberi manfaat bagi warga.(*)
Editor :Iskandar