Dinkes Sangihe dan Infokes Jalin Kerja Sama ePus, Pelayanan Kesehatan Didorong Makin Terintegrasi
Dinkes Sangihe dan Infokes Jalin Kerja Sama ePus
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE — Upaya memperkuat pelayanan kesehatan berbasis teknologi terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Langkah tersebut diwujudkan melalui kerja sama antara Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe, PT Infokes Indonesia dan Puskesmas dalam penggunaan Sistem Teknologi Informasi Kesehatan Puskesmas atau ePus.
Pelaksanaan kerja sama ini difasilitasi Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, yang hadir langsung dalam kegiatan bersama Kepala Bagian Kerja Sama Setda Sangihe Devy Harmi Rompis, SPi beserta jajaran staf.
Kegiatan yang berlangsung ruang rapat Dinas Kesehatan pada Jumat (21/8/2026) tersebut berjalan dengan baik dan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong pemanfaatan teknologi dalam mendukung pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dalam kerja sama tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe dr. Handry Pasandaran bertindak mewakili Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Sementara dari PT Infokes Indonesia diwakili Vice President Business Development Ganjar Santosa, bersama para kepala Puskesmas yang terlibat dalam penggunaan sistem ePus.
Melalui sistem ePus, pengelolaan informasi pelayanan kesehatan di Puskesmas diarahkan agar semakin tertata, akurat, terpadu dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan. Tidak hanya untuk pengelolaan data di Puskesmas, sistem tersebut juga dikembangkan untuk mendukung pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Salah satunya melalui ePus Connext yang dapat digunakan tenaga kesehatan dan kader desa dalam kegiatan Posyandu maupun kunjungan rumah.
Dengan adanya sistem yang terintegrasi, informasi kesehatan masyarakat diharapkan dapat dikelola dengan lebih baik sehingga mendukung tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan.
Kerja sama ini juga tidak berhenti pada penggunaan sistem.
PT Infokes Indonesia menyediakan pelatihan awal bagi seluruh Puskesmas serta pelatihan tambahan apabila dibutuhkan. Pelatihan awal tersebut dapat dilakukan secara offline maupun online dan tidak dikenakan biaya.
Di sisi lain, aspek keamanan data juga menjadi perhatian. Dalam perjanjian, para pihak sepakat menjalankan ketentuan perlindungan data pribadi dan menjaga keamanan serta kerahasiaan data pasien sesuai peraturan yang berlaku.
Bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, kolaborasi ini menjadi bagian dari langkah untuk terus menyesuaikan pelayanan publik dengan perkembangan teknologi.
Sementara bagi masyarakat, harapannya sederhana: teknologi yang dibangun tidak sekadar menjadi sistem di balik layar, tetapi benar-benar membantu tenaga kesehatan bekerja lebih tertata dan pada akhirnya membuat pelayanan di Puskesmas semakin mudah, cepat dan tepat.
Kegiatan yang difasilitasi Bagian Kerja Sama Setda Kabupaten Kepulauan Sangihe tersebut pun berjalan lancar, menjadi awal kolaborasi untuk memperkuat digitalisasi pelayanan kesehatan di daerah kepulauan.(*)
Editor :Iskandar