Bupati Michael Thungari Tandai Dimulainya Rehabilitasi Pelabuhan Tahuna
Pemukulan lonceng oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari, menandai dimulainya pekerjaan rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Tahuna.
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tahuna secara resmi memulai pekerjaan rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Tahuna Tahun 2026 melalui kegiatan ibadah syukur dan pemancangan tiang pertama yang digelar di area Pelabuhan Tahuna, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari dan unsur Forkopimda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Kominfo serta pimpinan dan jajaran Kantor UPP Kelas II Tahuna.
Prosesi diawali dengan ibadah syukur yang dilanjutkan dengan simbolisasi pemancangan tiang pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan. Momentum tersebut semakin bermakna ketika Bupati Michael Thungari melakukan pemukulan lonceng yang menandai dimulainya pekerjaan rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Tahuna.
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan rasa syukur atas dimulainya proyek pembangunan yang dinilai sangat penting bagi masa depan transportasi laut di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan yang telah memberikan perhatian besar terhadap pengembangan infrastruktur transportasi laut di wilayah perbatasan ini," ujar Thungari.
Menurutnya, sebagai daerah kepulauan yang terdiri dari 15 kecamatan, 145 kampung dan 22 kelurahan yang tersebar di berbagai pulau, keberadaan transportasi laut memiliki peran yang sangat strategis dalam menunjang aktivitas masyarakat.
"Laut bukan pemisah bagi kita, melainkan penghubung yang menyatukan kehidupan sosial, ekonomi, pemerintahan, pendidikan, kesehatan hingga mobilitas masyarakat," katanya.
Bupati menjelaskan, Pelabuhan Tahuna merupakan salah satu simpul transportasi utama yang menjadi gerbang keluar masuk orang dan barang di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Karena itu, peningkatan kualitas infrastruktur pelabuhan diyakini akan membawa dampak positif yang luas, mulai dari kelancaran distribusi barang, penurunan biaya logistik, peningkatan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok hingga membuka peluang investasi di sektor perikanan, perdagangan, pariwisata dan ekonomi maritim.
"Kami mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam pekerjaan ini untuk menjunjung tinggi profesionalisme, menjaga kualitas pekerjaan, mengutamakan keselamatan kerja dan memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai perencanaan yang telah ditetapkan," tegasnya.
Ia juga meminta dukungan masyarakat agar proses rehabilitasi dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar hingga selesai tepat waktu.
Pada kesempatan tersebut, Thungari mengungkapkan bahwa proyek rehabilitasi Pelabuhan Tahuna merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Perhubungan ke Kabupaten Kepulauan Sangihe pada akhir tahun lalu.
Menurutnya, tidak banyak daerah di Indonesia yang memperoleh alokasi anggaran pembangunan infrastruktur pelabuhan sebesar yang diterima Kabupaten Kepulauan Sangihe.
"Kalau dihitung, untuk Pelabuhan Tahuna sekitar Rp90 miliar dan untuk Matutuang sekitar Rp60 miliar. Totalnya hampir Rp150 miliar dana pemerintah pusat masuk ke Kabupaten Kepulauan Sangihe. Ini merupakan perhatian yang sangat besar dari pemerintah pusat bagi daerah kita," ungkapnya.
Bupati pun menyampaikan terima kasih kepada Menteri Perhubungan yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur transportasi laut di wilayah perbatasan.
Ia berharap pembangunan tersebut dapat berjalan sesuai target, tepat mutu, tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta kemajuan daerah.
Sementara itu, mewakili Kantor UPP Kelas II Tahuna, Koordinator Social Media Response Team, Meifrid Palenewen, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan pekerjaan.
"Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang sejak awal telah mendukung proses perencanaan, penyusunan rencana induk pelabuhan, aspek lingkungan dan berbagai tahapan lainnya hingga pekerjaan ini dapat terlaksana," kata Palenewen.
Ia menjelaskan bahwa pekerjaan rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Tahuna direncanakan berlangsung hingga Desember 2026.
Pihaknya berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan dengan baik, aman dan sesuai target sehingga nantinya mampu meningkatkan kualitas pelayanan pelabuhan bagi masyarakat pengguna jasa transportasi laut di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Dengan dimulainya pemancangan tiang pertama tersebut, rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Tahuna resmi memasuki tahap pelaksanaan dan menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah kepulauan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah perbatasan Indonesia bagian utara. (*)
Editor :Iskandar