Mereka Nyaris Tak Tidur Demi Sangihe, Kadis Kominfo Ungkap Perjuangan Tim Perbaikan Palapa Ring
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, saat menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif Pro 1 RRI Tahuna, Kamis (4/6/2026) pagi.
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus berupaya memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat terkait proses perbaikan kabel bawah laut Palapa Ring yang saat ini masih berlangsung. Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, saat menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif Pro 1 RRI Tahuna, Kamis (4/6/2026) pagi.
Menurut Lumiu, selama masa perbaikan jaringan berlangsung, pemerintah daerah secara konsisten menyampaikan perkembangan terbaru kepada masyarakat agar seluruh tahapan pekerjaan dapat diketahui secara terbuka dan tidak menimbulkan berbagai spekulasi maupun opini negatif.
"Pemerintah daerah melalui Dinas Kominfo tetap berkomitmen untuk terus memberikan update perkembangan setiap hari. Tujuannya agar masyarakat mengetahui sejauh mana progres perbaikan yang sedang dilakukan dan memahami tahapan-tahapan pekerjaan yang sementara berjalan," ujar Lumiu.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap proses restorasi kabel bawah laut yang saat ini dikerjakan oleh tim teknis dari Kementerian Komunikasi dan Digital bersama BAKTI.
Bahkan, kata dia, pemerintah daerah menyaksikan langsung dedikasi luar biasa yang ditunjukkan para petugas di lapangan.
"Kami monitoring sendiri. Tim bekerja 1x24 jam. Kami melihat langsung bagaimana mereka bekerja siang dan malam. Mereka berbagi shift, bahkan ada yang nyaris tidak tidur demi masyarakat Sangihe dan demi memulihkan layanan internet di wilayah perbatasan," ungkapnya.
Lumiu mengatakan pekerjaan yang dilakukan tidaklah sederhana. Selain melakukan koordinasi teknis di darat dan laut, tim juga harus terus memantau kondisi cuaca dan perairan yang sangat berpengaruh terhadap proses perbaikan kabel bawah laut.
"Mereka terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, memantau berbagai sistem dan aplikasi pendukung, serta memperhatikan kondisi laut yang menjadi faktor penting dalam pekerjaan ini. Karena itu kami sangat menghargai dedikasi dan pengorbanan mereka," katanya.
Atas dasar pemantauan yang dilakukan, pemerintah daerah optimistis target penyelesaian pekerjaan yang sebelumnya diproyeksikan pada 6 Juni 2026 dapat tercapai sesuai rencana, bahkan tidak menutup kemungkinan lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan.
Meski demikian, Lumiu mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bersabar dan memberikan dukungan kepada seluruh pihak yang sedang bekerja keras memulihkan jaringan komunikasi di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
"Kami berharap masyarakat tetap mendukung upaya yang dilakukan pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta seluruh tim teknis yang saat ini bekerja. Semua memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan kembali layanan internet yang normal dan bahkan lebih baik dari sebelumnya," ujarnya.
Ia berharap setelah proses restorasi selesai, kualitas dan konektivitas internet di wilayah perbatasan dapat semakin optimal sehingga mampu menunjang aktivitas masyarakat, dunia pendidikan, pelayanan publik hingga sektor perekonomian.
Di akhir penyampaiannya, Lumiu mengajak seluruh masyarakat Kepulauan Sangihe untuk bersama-sama mendoakan kelancaran proses perbaikan yang sedang berlangsung.
"Harapan ini bukan hanya harapan pemerintah, tetapi harapan seluruh masyarakat Sangihe. Mari kita berdoa bersama agar proses perbaikan ini mendapat perlindungan dan bimbingan Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga para petugas teknis dari Kementerian Komunikasi dan Digital serta BAKTI diberikan kesehatan, kekuatan, dan rahmat dalam menjalankan tugasnya sehingga pekerjaan ini dapat selesai dengan baik sesuai harapan kita semua," tutupnya.(*)
Editor :Iskandar