Dari Hati untuk Umat, Keluarga Thungari–Soeyoenus Berbagi Kurban di Tabukan Utara
Foto Istimewa
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di Masjid Thariq Bin Ziyad At-Taqwa, Kampung Petta Selatan, Kecamatan Tabukan Utara, Minggu (24/5/2026). Di tengah senyum jamaah dan warga yang menyambut dengan penuh sukacita, Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, hadir menyerahkan bantuan hewan kurban untuk masyarakat muslim setempat.
Bantuan hewan kurban tersebut merupakan bantuan pribadi dari keluarga Thungari–Soeyoenus sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian kepada masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha.
Kehadiran Michael Thungari bukan sekadar agenda seremonial. Suasana akrab begitu terasa ketika dirinya menyapa warga dan jamaah yang telah menanti kedatangannya.
Sambutan hangat dari masyarakat pun menggambarkan kedekatan emosional yang selama ini terjalin antara pemimpin daerah dan rakyatnya.
Dalam unggahan di akun pribadinya, Michael Thungari mengungkapkan rasa syukur karena tahun ini dirinya kembali diberikan kesempatan untuk berbagi rezeki dan berkat dengan masyarakat.
“Puji Tuhan, Alhamdulillah, tahun ini kembali diberikan rezeki dan berkat sehingga boleh berkurban di Masjid Thariq bin Ziyad At-Taqwa Embuhanga. Terima kasih atas sambutan hangat dari jamaah. Semoga bantuan ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat dan menjadi amal ibadah yang diterima Tuhan Yang Maha Kuasa,” tulisnya.
Bagi masyarakat Kampung Petta Selatan, bantuan tersebut bukan hanya tentang hewan kurban, melainkan tentang perhatian dan ketulusan. Warga merasa bersyukur karena di tengah kesibukannya sebagai kepala daerah, Michael Thungari masih menyempatkan diri hadir langsung dan berbagi dengan masyarakat.
Momentum itu juga menjadi gambaran indahnya toleransi dan kebersamaan yang terus hidup di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Di tengah perbedaan, masyarakat tetap hidup berdampingan dengan penuh rasa saling menghargai dan menghormati.
Suasana penuh haru dan kebersamaan pun menutup penyerahan hewan kurban tersebut. Warga berharap semangat berbagi dan kepedulian seperti ini terus tumbuh, bukan hanya saat hari besar keagamaan, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat Sangihe.(*)
Editor :Iskandar