Sambutan Adat Iringi Kedatangan Pangdam Merdeka di Sangihe, Perkuat Sinergi di Wilayah Perbatasan
Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari dan Wakil Bupati Tendris Bulahari, didampingi jajaran pimpinan OPD sambut Pangdam VIII/Merdeka di Bandara Naha Kecamatan Tabukan Utara. Selasa (14/4/2026)
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE — Nuansa adat dan irama musik bambu menyambut hangat kedatangan Pangdam XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Mirza Agus, S.I.P, di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Selasa (14/4/2026).
Kunjungan kerja jenderal bintang dua tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Kehadirannya membawa pesan kuat tentang perhatian negara terhadap wilayah perbatasan, sekaligus mempererat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah.
Setibanya di Sangihe, Pangdam bersama rombongan disambut langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari dan Wakil Bupati Tendris Bulahari, didampingi jajaran pimpinan OPD.
Prosesi adat yang kental dengan kearifan lokal menjadi pembuka, menandai penghormatan masyarakat terhadap tamu kehormatan yang datang.
Alunan musik bambu yang mengalun lembut seakan menjadi bahasa persaudaraan, mempertemukan semangat kebangsaan dengan kekayaan budaya daerah.
Dalam rangkaian kunjungannya, Pangdam dijadwalkan menghadiri peresmian Jembatan Garuda TNI Angkatan Darat yang berlokasi di Kampung Beha, Kecamatan Tabukan Utara. Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi penghubung vital bagi aktivitas masyarakat sekaligus simbol kehadiran TNI dalam mendukung pembangunan di daerah.
Tak hanya itu, Pangdam juga akan meninjau lokasi Koperasi Merah Putih di Kampung Lapango, Kecamatan Manganitu Selatan. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah kepulauan.
Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi momentum strategis untuk memastikan kesiapan personel TNI yang bertugas di wilayah perbatasan, termasuk dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedaulatan negara di daerah terluar.
Lebih dari itu, kehadiran Pangdam XIII/Merdeka di Sangihe menjadi sinyal kuat bahwa sinergi antara TNI dan pemerintah daerah terus diperkuat, seiring dengan tantangan dan dinamika yang dihadapi wilayah perbatasan.
Di tengah hamparan laut dan gugusan pulau yang menjadi gerbang utara Indonesia, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci. Dan kunjungan ini, menjadi salah satu langkah nyata untuk memastikan bahwa negara selalu hadir, hingga ke ujung negeri.(*)
Editor :Iskandar