Bupati dan Wabup Sangihe Buka Serentak TKA SMP 2026, Pendidikan Jadi Taruhan Masa Depan Daerah
Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari dan Wabup Tendris Bulahari saat membuka Serentak TKA SMP 2026
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE — Komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan kembali ditegaskan lewat pembukaan serentak Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun 2026 di sejumlah titik, Senin (06/04/2026).
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, secara resmi membuka pelaksanaan TKA di SMP Negeri 2 Tahuna, sementara pada waktu yang sama, Wakil Bupati Tendris Bulahari membuka kegiatan serupa di SMP Negeri 1 Tahuna.
Pembukaan serentak ini menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan pelaksanaan asesmen pendidikan berjalan terkoordinasi, tertib, dan menyentuh seluruh satuan pendidikan secara maksimal.
Pelaksanaan TKA sendiri merupakan bagian dari asesmen standar nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik peserta didik berdasarkan kurikulum yang berlaku, sekaligus memetakan kemampuan siswa sebagai dasar evaluasi dan penguatan mutu pendidikan di daerah.
Namun lebih dari sekadar pengukuran nilai, pelaksanaan TKA di Sangihe juga dipandang sebagai langkah strategis untuk membaca potensi generasi muda di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menekankan pentingnya kesiapan seluruh aspek pendukung, terutama infrastruktur teknologi informasi, agar pelaksanaan tes berbasis sistem dapat berlangsung lancar tanpa hambatan.
Ia mengingatkan bahwa pelayanan maksimal kepada peserta didik harus menjadi prioritas, sehingga seluruh siswa dapat mengikuti tes dengan nyaman, tertib, dan memperoleh hasil yang optimal.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan beserta seluruh jajaran yang telah mempersiapkan pelaksanaan TKA dengan serius sebagai bagian dari transformasi layanan pendidikan berbasis digital di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Menurutnya, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan proses belajar mengajar, tetapi juga oleh kesiapan daerah dalam membangun sistem evaluasi yang baik, modern, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, dalam sambutannya di SMP Negeri 1 Tahuna menegaskan bahwa TKA merupakan instrumen penting dalam sistem asesmen nasional untuk mengukur capaian akademik peserta didik pada mata pelajaran tertentu sesuai kurikulum yang berlaku.
Ia menyebut, pelaksanaan tes ini harus dipandang sebagai bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Bulahari juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Pendidikan serta seluruh jajaran yang telah bekerja maksimal demi terselenggaranya TKA secara serentak dan terarah.
Pemerintah daerah, kata dia, berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Pelaksanaan TKA di wilayah kepulauan seperti Sangihe memiliki arti penting tersendiri. Selain menjadi alat ukur akademik, kegiatan ini juga menunjukkan ketangguhan siswa dalam menghadapi tantangan, beradaptasi dengan sistem, dan membangun kesiapan bersaing di tengah perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.
Melalui TKA 2026, Pemkab Sangihe menaruh harapan besar agar lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, daya juang tinggi, dan kesiapan menghadapi masa depan.
Dengan dimulainya pelaksanaan TKA SMP 2026, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menegaskan bahwa investasi terbesar daerah hari ini bukan hanya pada pembangunan fisik, melainkan pada kualitas anak-anak yang kelak menjadi penentu arah masa depan Bumi Tampungang Lawo.(*)
Editor :Iskandar