Langkah Nyata Michael Thungari: Fasilitas Kesehatan Hadir di Pulau Terluar
Dua Fasilitas Kesehatan di Pulau Kahakitang Bukti Pemerintah Hadir
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE — Di tengah bentangan laut yang memisahkan pulau-pulau kecil di wilayah terluar, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali menegaskan komitmennya, pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti hanya karena jarak.
Komitmen itu kini diwujudkan melalui pembangunan dua fasilitas kesehatan di Kecamatan Tatoareng, tepatnya di Pulau Kahakitang. Dua bangunan tersebut telah rampung dan siap dimanfaatkan masyarakat, yakni rumah dinas dokter di Kampung Kahakitang serta Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Taleko Batusaiki.
Bagi masyarakat kepulauan, kehadiran fasilitas kesehatan bukan sekadar bangunan fisik. Ia menjadi simbol kepastian layanan, jaminan keselamatan, sekaligus harapan baru agar warga tidak lagi harus menempuh perjalanan laut yang panjang hanya untuk mendapatkan penanganan medis dasar.
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menegaskan bahwa karakter daerah kepulauan menuntut kebijakan yang adaptif dan berpihak pada wilayah terluar.
Menurutnya, pembangunan rumah dinas dokter menjadi langkah strategis agar tenaga medis dapat menetap dan memberikan pelayanan secara berkelanjutan. Selama ini, persoalan tempat tinggal sering menjadi salah satu kendala dalam menjaga stabilitas pelayanan kesehatan di pulau-pulau kecil.
Dengan adanya fasilitas hunian yang layak, pemerintah berharap dokter dapat lebih fokus menjalankan tugasnya tanpa terkendala persoalan akomodasi.
Tak hanya itu, pembangunan Pustu di Desa Taleko Batusaiki juga dinilai penting untuk mendekatkan layanan kesehatan dasar kepada masyarakat. Keberadaan Pustu akan mempercepat penanganan kasus-kasus umum, pelayanan ibu dan anak, imunisasi, hingga pengobatan penyakit ringan yang kerap membutuhkan respons cepat.
Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Handry Pasandaran, menjelaskan bahwa penguatan fasilitas kesehatan di wilayah kepulauan merupakan bagian dari upaya pemerataan layanan.
Ia menyebutkan, total anggaran pembangunan dua fasilitas tersebut mencapai sekitar Rp1,6 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Perencanaan pembangunan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan riil masyarakat setempat serta kondisi geografis wilayah.
Pemerintah daerah berharap, dengan selesainya pembangunan ini, pelayanan kesehatan di Pulau Kahakitang dapat berjalan lebih optimal dan berkesinambungan. Warga tidak lagi merasa terisolasi ketika membutuhkan layanan medis.
Langkah ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pembangunan di Kabupaten Kepulauan Sangihe tidak hanya terpusat di wilayah daratan utama, tetapi juga menjangkau pulau-pulau terluar.
Di wilayah perbatasan seperti Sangihe, kehadiran fasilitas kesehatan yang memadai bukan hanya soal pelayanan publik, tetapi juga bentuk nyata kehadiran negara bagi masyarakatnya.
Dengan tambahan infrastruktur ini, diharapkan derajat kesehatan masyarakat Kecamatan Tatoareng terus meningkat dan akses layanan medis semakin merata di seluruh penjuru kepulauan.(*)
Editor :Iskandar