Menuju Indonesia Emas 2045, Kadis Pendidikan Ungkap Peran Kunci Guru di Sangihe
Kepala Dinas Pendidikan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Dra. Julin Manangkalangi, saat menghadiri Perayaan Syukur 95 Tahun SD Katolik Spes Patriae dan 53 Tahun TK Katolik Santa Theresia Manganitu.
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE — Peran guru kembali ditegaskan sebagai kunci utama dalam menyiapkan generasi masa depan. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Dra. Julin Manangkalangi, saat menghadiri Perayaan Syukur 95 Tahun SD Katolik Spes Patriae dan 53 Tahun TK Katolik Santa Theresia Manganitu, Rabu (28/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Julin menilai bahwa upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak hanya bergantung pada kecerdasan akademik peserta didik, tetapi juga pada pembentukan karakter, etika, iman, dan kepedulian sosial yang ditanamkan sejak usia dini.
Menurutnya, sekolah-sekolah Katolik di Kabupaten Kepulauan Sangihe telah mengambil peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Kontribusi tersebut terlihat dari konsistensi lembaga pendidikan Katolik dalam membentuk peserta didik yang disiplin, berkarakter, dan memiliki nilai kemanusiaan yang kuat.
"Guru adalah penentu arah masa depan bangsa. Apa yang ditanamkan hari ini akan menjadi fondasi bagi generasi yang kita harapkan pada tahun 2045," ujar Julin.
Ia menegaskan, tugas guru tidak berhenti pada proses belajar mengajar di ruang kelas. Lebih dari itu, guru berperan sebagai teladan dan pembimbing yang menyiapkan anak-anak menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.
Dalam konteks tersebut, Julin memberikan apresiasi kepada SD Katolik Spes Patriae dan TK Katolik Santa Theresia Manganitu yang dinilainya konsisten menjadi bagian dari proses pembentukan generasi penerus di Kepulauan Sangihe.
Selain menyoroti peran guru, Kepala Dinas Pendidikan juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh tenaga pendidik yang telah mengabdikan diri di kedua sekolah tersebut, baik yang masih aktif maupun yang telah purna tugas.
Secara khusus, ia menyinggung pengabdian Retno Laodini, yang selama satu dekade menjalankan tugas sebagai operator sekolah di SD Katolik Spes Patriae.
"Pengabdian beliau selama 10 tahun adalah contoh dedikasi yang patut diapresiasi. Hari ini, kita bersyukur karena beliau telah lulus sebagai PPPK dan dipercaya bertugas di Inspektorat Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe," ungkap Julin.
Ia berharap kisah pengabdian tersebut dapat menjadi motivasi bagi para guru dan tenaga kependidikan lainnya untuk terus bekerja dengan penuh integritas dan komitmen.
Lebih lanjut, Julin menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui kerja sama yang erat antara pemerintah, satuan pendidikan, Gereja, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat.
"Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Kolaborasi menjadi kunci untuk melahirkan generasi yang unggul dan berkarakter," katanya.
Menutup sambutannya, Julin berharap SD Katolik Spes Patriae dan TK Katolik Santa Theresia Manganitu terus menjadi ruang belajar yang aman, ramah, dan bermutu, serta mampu melahirkan lulusan yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa.
Ia optimistis, melalui peran guru dan dukungan semua pihak, generasi muda Sangihe akan tumbuh menjadi generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.(*)
Editor :Iskandar