Bupati Michael Thungari Kenang Masa Sekolah di Enemawira Saat Resmikan SPPG
Peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Petta Timur, Kecamatan Tabukan Utara oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari, Senin (26/1/2026).
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE – Momen peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Petta Timur, Kecamatan Tabukan Utara, Senin (26/1/2026), menjadi penuh makna bagi Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari.
Di hadapan para siswa, guru, dan masyarakat, Bupati mengenang masa kecilnya saat menimba ilmu di sekolah yang sama, SD GMIST Yerusalem Enemawira.
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari mengungkapkan bahwa dirinya pernah bersekolah di SD tersebut pada tahun 1996 hingga 2000, saat sekolah itu masih bernama SD YPK Enemawira.
"Dulu kami hanya mengenal makanan tambahan seperti tinutuan, kolak kacang hijau, dan sub bete," ungkapnya
Bupati dengan penuh nostalgia. Ia menyampaikan bahwa meski dengan keterbatasan pada masa itu, sekolah tersebut mampu melahirkan generasi yang kelak memimpin daerah.
"Dari sekolah ini bisa lahir seorang Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe," ujarnya.
Bupati menilai, kehadiran Program Makan Bergizi Gratis melalui SPPG Petta Timur menjadi langkah besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Anak-anak saat ini, menurutnya, mendapatkan asupan gizi yang jauh lebih lengkap dan seimbang dibandingkan generasi sebelumnya.
"Sekarang adik-adik sudah mendapatkan makanan bergizi lengkap, ada nasi, ikan, daging, dan susu dengan kandungan nutrisi yang lebih baik. Ini adalah investasi besar untuk masa depan kalian," katanya.
Ia berharap, dengan terpenuhinya kebutuhan gizi anak-anak sekolah, proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Selain berdampak pada kesehatan anak, Bupati juga menekankan bahwa kehadiran SPPG membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Mulai dari petani, nelayan, hingga tenaga kerja lokal dilibatkan dalam operasional dapur gizi tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga kualitas layanan SPPG, mulai dari ketepatan waktu, kebersihan, keamanan pangan, hingga kandungan gizi yang sesuai standar. Ia juga mengajak pihak sekolah dan orang tua siswa untuk berkomunikasi secara langsung dengan pengelola SPPG apabila ditemukan kekurangan, agar dapat segera dilakukan perbaikan.
Kepada para siswa, Bupati berpesan agar makanan bergizi yang disediakan pemerintah dapat dikonsumsi dengan baik dan dihabiskan.
"Makanan ini menggunakan anggaran besar dari pemerintah pusat. Tolong dimakan dan dimanfaatkan sebaik mungkin agar kalian tumbuh sehat dan kuat," pesannya.
Peresmian SPPG Petta Timur ini sekaligus menjadi simbol harapan, bahwa dari sekolah-sekolah di pelosok daerah, akan terus lahir generasi penerus yang kelak memimpin dan membangun Kabupaten Kepulauan Sangihe.(*)
Editor :Iskandar