Dari Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Sangihe Siapkan Langkah Pembangunan Berkelanjutan
Pemkab Sangihe gelar Musrenbang RKPD di Tahuna Beach Hotel and Resort, Selasa (10/3/2026).
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mulai menyusun arah pembangunan daerah untuk tahun 2027 melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD yang digelar di Tahuna Beach Hotel and Resort, Selasa (10/3/2026).
Forum tahunan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan untuk menyelaraskan berbagai usulan pembangunan yang akan menjadi dasar penyusunan program dan kegiatan pada tahun mendatang.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, Wakil Bupati Tendris Bulahari, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, ketua dan sekretaris TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe, para camat dan lurah, serta perwakilan perguruan tinggi, tokoh agama, dan berbagai unsur masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Melalui forum ini, berbagai usulan dan aspirasi masyarakat akan dipadukan dengan prioritas pembangunan pemerintah daerah.
Menurutnya, hasil kesepakatan dalam Musrenbang akan menjadi rujukan dalam penyusunan dokumen perencanaan daerah, mulai dari Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) hingga penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pemerintah daerah juga menegaskan bahwa arah pembangunan Kabupaten Kepulauan Sangihe tetap mengacu pada visi daerah, yakni “Muda Berkarya, Wujudkan Sangihe Lebih Sejahtera dan Berbudaya”.
Visi tersebut diwujudkan melalui berbagai langkah strategis, di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan sektor-sektor unggulan daerah, serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Selain itu, pembangunan juga diarahkan agar tetap memperhatikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Sangihe yang menjadi identitas daerah kepulauan tersebut.
Dalam proses penyusunan RKPD Tahun 2027, pemerintah daerah turut mempertimbangkan berbagai indikator pembangunan yang menjadi tolok ukur kemajuan daerah.
Beberapa di antaranya meliputi peningkatan reformasi birokrasi, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, peningkatan kontribusi sektor unggulan terhadap perekonomian daerah, serta penguatan keharmonisan sosial di tengah masyarakat.
Aspek lingkungan hidup juga menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan, termasuk upaya menjaga keberlanjutan ekosistem wilayah kepulauan.
Selain indikator pembangunan, pemerintah daerah juga mengidentifikasi sejumlah isu strategis yang perlu menjadi perhatian dalam pembangunan ke depan.
Di antaranya penguatan konektivitas antarwilayah kepulauan, peningkatan infrastruktur dasar, serta pengembangan ekonomi kelautan yang berkelanjutan.
Isu ketahanan terhadap perubahan iklim juga menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan daerah, mengingat karakteristik wilayah Sangihe yang terdiri dari gugusan pulau-pulau.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga mendorong penguatan ketahanan pangan lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia serta tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel juga menjadi fokus dalam penyusunan rencana pembangunan daerah ke depan.
Melalui Musrenbang ini, pemerintah daerah berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berkontribusi aktif dalam merumuskan program pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Dengan perencanaan yang matang dan terarah, diharapkan pembangunan Kabupaten Kepulauan Sangihe ke depan dapat berjalan lebih efektif, merata, dan berkelanjutan.(*)
Editor :Iskandar