Entana Naombo Kian Parah, Bupati Michael Thungari Bawa Jeritan Warga Sangihe ke Ditjen Bina Marga
Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari dan rombongan saat menemui Asisten Deputi Sarana dan Prasarana Olahraga serta menyambangi Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR
SIGAPNEWS.CO.ID | JAKARTA — Komitmen memperjuangkan kepentingan masyarakat perbatasan kembali ditunjukkan Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari. Pada Jumat (27/2/2026), Bupati bersama DPRD, Asisten Pemerintahan, Kadis Kominfo dan Kabag Prokopim melakukan serangkaian pertemuan strategis di Jakarta, termasuk menyambangi Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR.
Salah satu poin krusial yang diperjuangkan adalah penanganan kawasan Entana Naombo di Kecamatan Manganitu, wilayah yang sudah lebih dari 10 tahun terdampak bencana alam pergeseran tanah.
Wilayah yang dikenal masyarakat sebagai “Tanah Naombo” itu kembali mengalami kondisi paling parah tahun ini. Sebagian area mengalami amblesan signifikan hingga merusak sejumlah rumah warga di sekitarnya. Bahkan, dampaknya kini telah merusak bangunan tempat ibadah.
Tak hanya itu, ruas jalan utama di kawasan tersebut terus menjadi titik rawan. Struktur jalan yang miring dan labil kerap membahayakan pengendara. Beberapa insiden kecelakaan telah terjadi, bahkan pernah memakan korban jiwa.
Insiden terakhir yang menjadi perhatian adalah truk pengangkut barang yang rebah di kompleks tersebut akibat kondisi badan jalan yang tidak stabil. Situasi ini semakin menegaskan bahwa penanganan darurat dan permanen sudah tidak bisa ditunda lagi.
Di hadapan jajaran Ditjen Bina Marga, Bupati memaparkan secara rinci kondisi faktual di lapangan. Ia menekankan bahwa Entana Naombo bukan sekadar persoalan infrastruktur, tetapi menyangkut keselamatan warga.
Selain penanganan kawasan terdampak bencana, Bupati juga mengusulkan pembangunan dan peningkatan sejumlah ruas strategis lainnya, di antaranya poros Bira–Kulur serta penanganan lebih spesifik ruas Manganitu–Tamako.
Kabar baiknya, untuk ruas poros Tahuna–Tamako telah masuk dalam perencanaan pembangunan skema multiyears tahun 2027–2029. Hal ini menjadi angin segar mengingat ruas tersebut merupakan jalur vital yang menopang konektivitas dan distribusi barang.
Pihak kementerian merespons positif berbagai usulan yang disampaikan dan meminta pemerintah daerah menyiapkan dukungan teknis serta kelengkapan administrasi sebagai bagian dari tahapan perencanaan.
Dalam agenda terpisah, Bupati juga menyampaikan usulan lanjutan pembangunan GOR Mebara, meliputi jogging track, kolam renang, area parkir serta sarana pendukung lainnya sebagai bagian dari penguatan fasilitas olahraga daerah.
Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa langkah jemput bola ke pemerintah pusat merupakan strategi nyata untuk mempercepat solusi terhadap persoalan-persoalan krusial di daerah kepulauan.
Melalui koordinasi intensif ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berharap percepatan penanganan kawasan rawan bencana serta pembangunan infrastruktur strategis dapat segera direalisasikan demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat.(*)
Editor :Iskandar