Emas untuk Sangihe, Air Mata untuk Ayah: Kisah Haru di Balik Kemenangan Nabila Rimpulaeng
Nabila Rimpulaeng saat menerima medali emas Porprov XII, kemenangan yang kini menjadi persembahan terakhir untuk ayahnya.
SANGIHE — Pesilat putri andalan Persinas Asad Tabukan Utara, Nabila Rimpulaeng, kembali menjadi kebanggaan Kabupaten Kepulauan Sangihe setelah sukses mempersembahkan medali emas di ajang Porprov XII Sulawesi Utara 2025. Nabila memastikan gelar juara pada laga final kategori Tanding Kelas B Putri Dewasa, Jumat (21/11/2025), setelah menang Walk Out (WO) dari lawan.
Kemenangan tersebut bukan hanya menambah pundi medali untuk kontingen Sangihe, tetapi juga menjadi penegasan kualitas dan mental tanding Nabila yang selama ini dikenal sebagai salah satu pesilat terbaik Sangihe. Pengakuan lawan sebelum pertandingan dimulai menjadi bukti bahwa nama Nabila memiliki wibawa tersendiri di gelanggang persilatan.
Namun takdir berkata lain. Setelah dua hari merayakan keberhasilan di panggung Porprov, Minggu (23/11/2025) menjadi hari berkabung bagi keluarga besar Persinas Asad. Ayahanda tercinta Nabila berpulang ke hadirat Allah SWT.
Duka mendalam menyelimuti rekan perguruan dan seluruh kontingen Sangihe. Medali emas yang baru direngkuh kini memiliki makna berbeda, bukan sekadar capaian olahraga, tetapi persembahan terakhir seorang anak kepada ayah yang selama ini menjadi penyemangat utamanya.
Doa dan ucapan belasungkawa mengalir dari pelatih, official, atlet, hingga masyarakat pencak silat Sangihe. Mereka mengenang dukungan tanpa lelah seorang ayah yang selalu berdiri di belakang keberhasilan putrinya.
Di tengah rasa kehilangan itu, satu hal tetap menjadi kebanggaan ayahnya berpulang setelah menyaksikan putrinya berdiri sebagai juara.
Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, dan Nabila diberi kekuatan untuk melanjutkan perjalanan sebagai atlet kebanggaan daerah yang tak hanya bertarung dengan kemampuan, tetapi juga dengan cinta dan ketegaran hati. (*)
Editor :Iskandar