Beda Pilihan di Kampung, Persaudaraan Warga Sangihe Jangan Sampai Terbelah
Beda Pilihan di Kampung, Persaudaraan Warga Sangihe Jangan Sampai Terbelah
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE – Pemilihan Kapitalaung bukan hanya tentang siapa yang memperoleh dukungan terbanyak, tetapi juga bagaimana masyarakat tetap menjaga hubungan persaudaraan setelah menentukan pilihan masing-masing. Pesan ini menjadi penting menjelang pelaksanaan Pemilihan Kapitalaung Tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Sangihe, ketika perbedaan pilihan berpotensi menguji keharmonisan warga di tingkat kampung.
Komitmen menjaga situasi tetap kondusif disuarakan dalam Deklarasi Kampanye Pemilihan Kapitalaung Damai yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Sangihe, Selasa (6/10/2026).
Mengusung tema “Beda Pilihan Tetap Bersaudara, Mari Bersama Membangun Desa Damai, Dalam Pemilihan Bersatu Dalam Pembangunan”, kegiatan ini menekankan bahwa proses demokrasi harus berjalan seiring dengan upaya menjaga persatuan masyarakat.
Deklarasi tersebut dihadiri Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, Wakil Bupati Tendris Bulahari, Plh. Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Edwin J. Humokor, unsur Forkopimda, panitia pemilihan tingkat kabupaten, para camat, serta para calon Kapitalaung.
Komitmen bersama kemudian dituangkan melalui penandatanganan deklarasi oleh unsur Forkopimda, panitia pemilihan, dan para calon Kapitalaung.
Namun, menjaga kedamaian bukan hanya menjadi tanggung jawab para calon maupun penyelenggara. Sikap masyarakat dalam menyikapi perbedaan juga menjadi bagian penting agar proses pemilihan tidak merusak hubungan sosial yang telah terbangun selama ini.
Siapa pun yang nantinya mendapat kepercayaan masyarakat, kehidupan bertetangga, hubungan kekeluargaan, dan semangat membangun kampung harus tetap berjalan.
Sebab, kompetisi politik di tingkat kampung memiliki batas waktu, sedangkan persaudaraan dan kehidupan bersama akan terus berlanjut setelah pemilihan selesai.(*)
Editor :Iskandar