Gubernur Yulius Selvanus Sambangi Sangihe, Bantuan untuk Petani hingga Nelayan Disalurkan
Caption: Gubernur Sulut serahkan bantuan yang diterima oleh kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan langsung kepada masyarakat yang diterima oleh Wakil Bupati Tendris Bulahari. Selasa (20/10/2026)
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE – Kerinduan untuk bertemu masyarakat di wilayah perbatasan akhirnya terwujud. Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Sangihe, Selasa (20/10/2026), sekaligus menyerahkan sejumlah bantuan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Kedatangan Gubernur bersama rombongan di Bandara Naha disambut Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kantor Camat Tabukan Utara sebagai lokasi penyerahan bantuan.
Bantuan yang disalurkan menyentuh berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari ketahanan pangan, pertanian, air bersih, perikanan, kesehatan hingga pendidikan.
Sebanyak 1.500 kilogram beras diserahkan untuk memperkuat ketahanan pangan. Sementara itu, tujuh unit hand sprayer dan lima unit pompa air diperuntukkan bagi dukungan kegiatan pertanian.
Untuk membantu pemenuhan kebutuhan air bersih, disalurkan pula 32 unit tangki air. Dua mesin katinting diharapkan dapat menunjang aktivitas nelayan dan mobilitas masyarakat pesisir.
Di bidang kesehatan, lima kursi roda diberikan bagi warga yang membutuhkan. Sedangkan 42 paket perlengkapan sekolah disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan peserta didik.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan permohonan maaf karena baru kali ini berkesempatan menginjakkan kaki di Kabupaten Kepulauan Sangihe sejak memimpin Sulawesi Utara hampir 20 bulan.
“Atas nama pribadi, saya mohon maaf karena baru kali ini, hampir 20 bulan memimpin Sulawesi Utara, saya menginjakkan kaki di Kepulauan Sangihe ini. Saya juga merindukan, tetapi tidak mudah untuk menjadwalkan atau mengatur kegiatan gubernur karena dalam satu hari ada 10 kegiatan,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut menjadi bagian dari sambutan Gubernur di hadapan pemerintah daerah dan masyarakat yang hadir. Kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan arah pembangunan Provinsi Sulawesi Utara, termasuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan dan perbatasan.
Yulius memaparkan tiga fokus utama pembangunan daerah, yakni sektor kesehatan, pendidikan, dan penguatan ekonomi masyarakat. Ketiganya dinilai penting untuk meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah.
Ia juga menyampaikan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Utara meningkat dari 74,2 menjadi 76,32 dalam periode yang dipaparkannya. Selain itu, ia menyinggung capaian provinsi dalam bidang inovasi daerah dan kerukunan beragama.
Menurutnya, capaian tersebut bukan hasil kerja satu daerah semata, melainkan buah dari kerja bersama seluruh 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara.
“Semua bergerak bersama, semua bekerja sungguh-sungguh,” tegasnya.
Gubernur turut mengingatkan pentingnya disiplin dalam penyelenggaraan pemerintahan, mulai dari ketepatan waktu, penggunaan anggaran hingga pengawasan pelaksanaan program.
Disiplin tersebut, menurutnya, diperlukan agar setiap program pembangunan berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bagi masyarakat Sangihe, bantuan yang diserahkan diharapkan dapat menjadi dukungan konkret untuk menjawab kebutuhan di lapangan, terutama bagi petani, nelayan, warga yang membutuhkan alat bantu kesehatan, serta peserta didik.
Kunjungan ini sekaligus membawa pesan bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari capaian angka dan program pemerintah, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah perbatasan. (*)
Editor :Iskandar