Jelang 21 Oktober, Warga Tabukan Utara Beda Pilihan, Tetap Bersaudara
Caption: Camat Tabukan Utara, Marwan Nikiulu saat memberikan sambutan kampanye dialog di Kampung Bengketang dan Kampung Naha. Selasa (13/10/2026)
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE – Menjelang pemungutan suara Pemilihan Kapitalaung serentak pada 21 Oktober 2026, para calon di Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, diingatkan agar menyampaikan visi dan misi secara realistis serta menjaga suasana demokrasi tetap damai. Pesan tersebut disampaikan Camat Tabukan Utara, Marwan Nikiulu, saat membuka kampanye dialog di Kampung Bengketang dan Kampung Naha, Selasa (13/10/2026).
Menurut Marwan, kampanye dialog bukan sekadar kesempatan bagi calon untuk memaparkan visi dan misi, tetapi juga menjadi ujian kedewasaan berdemokrasi di tengah masyarakat.
Ia mengingatkan kembali deklarasi kampanye damai yang telah dilaksanakan pada 6 Oktober 2026 di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo, Tahuna. Komitmen yang diucapkan bersama para calon, kata dia, harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan selama tahapan pemilihan berlangsung.
Marwan juga mengingatkan para calon agar tidak berlebihan dalam menyampaikan janji kepada masyarakat. Program yang ditawarkan perlu disesuaikan dengan kebutuhan warga dan kemampuan anggaran desa.
“Para calon harus realistis dalam menyampaikan visi dan misi. Jangan terlalu banyak berjanji, karena ketika tidak terlaksana justru bisa menjadi persoalan. Apalagi kondisi dana desa saat ini tidak seindah dulu,” demikian pesan yang disampaikan Marwan.
Di sisi lain, ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi yang harus dihormati. Persaingan dalam pemilihan tidak boleh mengganggu hubungan kekeluargaan yang selama ini terjalin di tengah masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa kesiapan mengikuti kontestasi harus disertai kedewasaan dalam menerima hasil. Calon yang menang diharapkan mampu merangkul seluruh masyarakat, sedangkan calon yang belum terpilih diharapkan tetap mendukung pemimpin terpilih demi kemajuan kampung.
Kepada panitia, Majelis Tua-Tua Kampung (MTK), dan perangkat kampung, Marwan meminta agar netralitas serta transparansi tetap dijaga sehingga setiap tahapan berjalan secara jujur, adil, dan aman.
Berdasarkan pelaksanaan hari pertama, kampanye dialog di Kecamatan Tabukan Utara dijadwalkan berlangsung pada 13–15 Oktober 2026. Pada Selasa (13/10/2026), enam kampung melaksanakan kegiatan tersebut, yakni Utaurano, Bengketang, Kalurae, Naha, Petta Selatan, dan Pusunge.
Dari total 24 kampung di Kecamatan Tabukan Utara, sebanyak 23 kampung disebut mengikuti tahapan pemilihan Kapitalaung dalam pelaksanaan kali ini.
Pada akhirnya, pemilihan bukan hanya tentang siapa yang memperoleh suara terbanyak. Lebih dari itu, masyarakat diharapkan tetap menjaga persaudaraan dan menghormati hak setiap warga untuk menentukan pilihannya tanpa tekanan. Sebab, setelah pemungutan suara berakhir, seluruh warga akan kembali hidup berdampingan dan bersama-sama membangun kampung masing-masing. (*)
Editor :Iskandar