Janji Saat Debat Pilkada 2024 Dituntaskan, Utang TPP ASN Sangihe Rp11,5 Miliar Dibayar
Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari.
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE – Janji yang pernah disampaikan dalam debat Pilkada tidak berhenti sebagai pernyataan politik. Di Kabupaten Kepulauan Sangihe, komitmen terkait pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2024 kini ditindaklanjuti melalui penganggaran dan pembayaran utang TPP.
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menyampaikan perkembangan tersebut melalui video yang diunggah di media sosial pada Rabu (14/10/2026).
Dalam penyampaiannya, Thungari mengungkapkan bahwa dirinya telah menandatangani Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Di dalamnya, terdapat alokasi anggaran untuk melunasi utang TPP ASN tahun 2024 selama empat bulan, dengan total nilai sekitar Rp11,5 miliar dan tahun kemarin juga sudah dibayarkan satu bulan maka seluruh hutang TPP telah selesai dibayarkan.
Menurut Thungari, pembayaran tersebut menjadi bagian dari upaya menuntaskan kewajiban pemerintah daerah kepada para ASN. Pernyataan ini sekaligus mengingatkan kembali pada debat Pilkada 2024 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Saat itu, pasangan Tuari menyampaikan komitmen untuk mendorong agar pemotongan TPP ASN diperhitungkan sebagai utang daerah dan diupayakan pembayarannya melalui anggaran tahun berikutnya.
"Pasangan Tuari akan mendesak fraksi NasDem di DPRD untuk menjadikan TPP yang dipotong ini sebagai hutang daerah dan akan digantikan di anggaran induk tahun 2025. Jadi apa yang sudah dipotong ini akan kita ganti di tahun anggaran berikutnya," demikian pernyataan yang disampaikan dalam debat tersebut.
Kini, melalui perubahan APBD 2026, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk menyelesaikan sisa kewajiban pembayaran TPP tersebut. Thungari juga menyampaikan bahwa pembayaran TPP untuk empat bulan yang masih terutang itu akan mulai dilakukan pada Kamis (15/10/2026) besok.
Ia menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD yang telah menyepakati usulan pemerintah daerah, termasuk anggaran untuk pembayaran TPP, serta kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan pihak-pihak yang turut mendukung proses penganggaran tersebut.
"Membangun kepercayaan tidak hanya dengan kata-kata. Ada harapan yang dititipkan, ada hak yang dinantikan, dan ada tanggung jawab yang harus dituntaskan," ungkap Thungari dalam video tersebut.
Bagi ASN yang menantikan pembayaran haknya, penyelesaian utang TPP ini menjadi hal yang penting. Selain berkaitan dengan pemenuhan kewajiban pemerintah daerah, pembayaran tersebut juga diharapkan dapat membantu kebutuhan rumah tangga serta meningkatkan kesejahteraan ASN dan keluarga.
Realisasi ini sekaligus menjadi bagian penting dari tindak lanjut komitmen yang pernah disampaikan pada masa Pilkada 2024. Sebab, kepercayaan publik tidak hanya dibangun melalui janji, tetapi juga melalui langkah nyata dalam memenuhi tanggung jawab pemerintahan. (*)
Editor :Iskandar