DPRD Sangihe Dukung Pelestarian Burung Endemik dan Keanekaragaman Hayati
Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Stans Jul Pulu, (kedua dari kiri, kedua dari kanan) hadiri pembukaan Festival Keanekaragaman Hayati Sangihe 2026 di Taman Kota Tahuna, Kamis (29/10/2026).
SIGAPNEWS.CO.ID | SANGIHE – Pelestarian keanekaragaman hayati di Kabupaten Kepulauan Sangihe membutuhkan dukungan bersama, termasuk keterlibatan lembaga legislatif dalam mendorong kepedulian terhadap lingkungan dan perlindungan satwa endemik.
Komitmen tersebut terlihat dari kehadiran anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Stans Jul Pulu, S.Pd., dalam pembukaan Festival Keanekaragaman Hayati Sangihe 2026 yang digelar Perhimpunan Pelestarian Burung Liar Indonesia (Burung Indonesia) di Taman Kota Tahuna, Kamis (29/10/2026).
Kehadiran legislator tersebut menjadi bagian dari dukungan DPRD terhadap upaya pelestarian lingkungan, khususnya perlindungan burung-burung endemik serta keberlangsungan keanekaragaman hayati di kawasan hutan lindung Gunung Sahendarumang.
Festival ini tidak hanya menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan alam Sangihe, tetapi juga sarana membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem yang menjadi bagian dari identitas daerah.
Burung Indonesia sendiri telah mendampingi 22 kampung di sekitar Gunung Sahendarumang sejak 2018. Melalui berbagai kegiatan pendampingan, organisasi ini turut mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kawasan yang memiliki nilai konservasi tinggi tersebut.
Dukungan DPRD diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil dan warga dalam menjaga kekayaan hayati Sangihe agar tetap lestari.
Sebab, menjaga lingkungan bukan hanya tentang melindungi kawasan hutan dan satwa endemik hari ini, tetapi juga memastikan kekayaan alam Bumi Tampungan Lawo tetap terpelihara bagi generasi mendatang. (*)
Editor :Iskandar







